Setubuh dengan emak(cerita seks mama part2)
Sambungan Dari Setubuhi mama part 1
Aku dan Mama meneruskan permainan panas kami di kamarku. Ak 17tahun u dan Mama mencoba berbagai posisi seks, dan Mama menyukai 17tahun permainanku. Tapi pada saat Mama mencapai orgasmenya pada sgflrsaat ke sekian kalinya, tiba-tiba pintu kamarku ada yang menwhcofgetuk. Mama dan aku kaget karena ketukan itu dan dengan segwbmlvera kami menghentikan permainan cinta kami.
“Siapa?” tantnvgyaku, yang kemudian disusul Mama menuju ke kamar mandi.
“Ixctfni Papa yo” jawab si pengetuk.
Pada saat itu juga kepalacmeostku kosong. Aku tidak tahu apa yang aku lakukan selanjutnya lexwagkarena yang mengetuk pintu kamarku adalah Papa. Aku segera oyjzmerapikan tempat tidurku dan melap sisa-sisa cairan cinta M17tahun ama dan aku yang tercecer. Aku ke kamar mandi dan memberi tmbxaahu Mama bahwa yang mengetuk pintu adalah Papa. Mama kusuruuivnbh agar pura-pura mandi dan tenang saja karena aku yang akanjsah menemui Papa. Terdengar ketukan lagi.
“Yo.. Yoyo”. Aku msvdksegera membuka pintu dan keluar menemui Papa.
“Kamu kok la 17tahun2.com ma?” tanya Papa.
“Maaf Papa tadi yoyo ngantuk banget jadi hsktagak lama bukain pintu” kataku.
“Mama ada di kamarmu yaa?” 17tahun tanya Papa.
“Iya, tuh sedang mandi” kataku.
“Papa cuma mjaebau bilang bahwa Papa harus pulang dulu karena urusan kerja,eumoq jadi kamu nemanin Mama saja liburan di sini” kata Papa.
“sxtmdjUdah ya, Papa cuma mau ngasih tahu itu saja kok, dan nanti svurytentang biaya liburan tagihannya kirim saja ke kantor biar rbhykantor yang bayar” kata Papa sambil pergi.
Aku terdiam stjoskxesaat lalu sambil tersenyum aku masuk ke kamar, dan memberi 17tahun tahu ke Mama tentang kabar baik ini. Mama pun senang dan kzgeihami melanjutkan permainan cinta kami sampai liburan berakhi 17tahun
Pada saat aku memasuki kelas 3 SMU, hubunganfjboev Mama dan Papa semakin lama semakin merenggang, dan Papa pu 17tahun mulai sibuk pergi meninggalkan rumah, maka Mama dan aku pywafdiun semakin mempererat hubungan indah antara kami berdua.
“Akhh.. Akhh” (sekarang aku dan Mama sedang memacvhogqnu cinta di kantor Mama, karena pada saat itu aku mengunjungumlprxi kantor Mama karena aku di tawari Mama untuk kerja di kantzwuoor Mama apabila aku sudah lulus SMU).
“Truss yo.. Akhh.. Shhh” desah Mama.
Aku pun mempercepat kocokanku di vaginaufdj Mama, Mama waktu itu posisinya berdiri menghadap tembok dalkdqvsn Mama membelakangi aku, sedangkan aku masukan kontolku ke vagina Mama sambil mengangkat kaki kanan Mama. Jadi saat itmjpiuu Mama berdiri hanya dengan kaki kiri dan bertumpu pada temdphkbok. Waktu itu kami telanjang bulat alias tidak ada sehelaipdso pun baju yang menempel di Mama dan aku.
Mama menggoyang 17tahun kan pantatnya dengan cepat yang membuatku harus mempercepatylrjog kocokan kontolku untuk mengikuti gerakan pantat Mama. Vagihtedna Mama yang sudah basah tiba-tiba mengedut seperti sedang vqhalmemeras kontolku.
Vagina Mama terasa menyemprotkan air mglwnrani ke kontolku. Mama menggoyangkan pantatnya berkali-kali, 17tahun aku hanya diam karena aku tahu Mama sedang menikmati datanehdpqignya orgasmenya. Kontolku tetap tidak kugerakkan, Mama sudaboshih mulai tenang sambil mengambil napas. Aku keluarkan kontolbqrgneku dari vagina Mama.
“Kok dilepasin yo..?” tanya Mama.
wcptn
Tanpa menjawab kumasukkan kontolku ke lubang pantat Mama.sejnwz Aku begitu mudah masukkan kontolku karena lubang pantat Manshqgma sudah licin dengan cairan di lubang pantat Mama dan konthbengwolku yang masih basah karena mani Mama bekas orgasme tadi.
twoj
“Kamu memang pintar sayang” puji Mama.
Aku mengocok 17tahun lubang pantat Mama dengan irama, Mama pun mengikuti iramaku zmqrsepertinya Mama sudah gairah lagi dan tenaga Mama sudah pul.
“Okhh.. Yeeaahh” desah Mama.
Aku tidak perlu khawgscaatir kalau Mama teriak sekali pun karena kantor Mama seruan 17tahun gan penuh yang terletak di lantai paling atas, karena Mama ckiwadalah presiden direktur di perusahaan yang sebenarnya milihlbfipk Papa, tapi diserahkan ke Mama karena Papa mengurusi perusawxpahaan Papa yang satunya. Singkatnya Papa memiliki 2 perusahnaziaan.
Aku yang masih memompa lubang pantat Mama juga memaxkatieinkan vagina Mama yang ternyata sangat basah dan beberapa kzedfkali juga tanganku merasakan lendir Mama yang keluar dari vaxbelgina Mama. Sekian lama aku juga akhirnya orgasme yang pada jqktxsaat itu juga Mama orgasme.
“Aakkhh.. Sa.. Sayangg, Mamampzoal nikmaatt” teriak Mama. Orgasme kami menyatu dan tubuh Mamavirwgn dan aku jadi hangat walau di tempat ber-AC.
Mama tampakdbhomz lelah sekali, tapi aku belum. Mama yang duduk di sofa ruan 17tahun gan Mama, aku mendekat lalu aku duduk di lantai dan langsunpkeomzg saja wajahku kudekatkan ke vagina Mama lalu kujilat-jilat dan kuisap sisa-sisa lendir Mama yang masih ada di vagina jwxsvhMama.
“Kamu doyan sama memek Mama?” tanya Mama.
“Memek mtxzwMama enak sih” jawabku yang masih menjilati vagina Mama.
bdntys Mama tidak menjawab yang keluar dari mulut Mama hanya leng 17tahun uhan dan rintihan. Vagina Mama mulai basah lagi. Sekarang ymtyeqxang kujilat adalah klitoris Mama. Sementara tangan kiriku m 17tahun2 enggantikan mulutku yaitu mengocok-gocok vagina Mama. Sedanlwkbaigkan tangan kanan meremas dada Mama yang sangat indah. Kulacvyokukan itu sampai Mama orgasme untuk kesekian kalinya. Segeroxafa tanpa mengistirahatkan Mama kumasukkan kontolku ke vaginatkdnce Mama.
“Akkhh.. Shh.. Kamu hebat sekaalii sayangg” kata 17tahun Mama.
Sambil mengocok vagina Mama, kucium mulut Mama dan 17tahun kumasukkan lidahku, Mama membalasnya. Mama dan aku saling vouwfamelumat sementara goyangan pantatku diimbangi oleh Mama yanlobpakg bangkit gairahnya. Aku menghentikan kocokan.
“Ma Yoyo yzbmhmau kencing dulu” kataku yang mau mencabut kontolku.
“Akhhdewvb.. Jang.. Jangan yo Mama juga mau kencing.., Sshh jadi kencbkieing aja di memek Mama, Mama kan belum pernah dikencingin kaaghmfkmu” jawab Mama. Aku kaget setengah mati, tapi kemudian Mama 17tahun mengejang.
“Yo Mama kencing nih” kata Mama.
Aku yang kwuncaget ikut kencing juga. Aku kencing di dalam vagina Mama diplrumkmana saat aku kencing Mama juga kencing. Sambil kencing terwmabqtnyata Mama menggerakkan pantatnya, aku paham sambil kencingcxrzl kukocok vagina Mama. Kocokanku membuat air kencing kami ke 17tahun luar. Dari vagina Mama keluar air warna kuning yang bertump 17tahun ahan dengan disertai bercampurnya air kencingku dengan lendhzpbir Mama.
Kontolku kukeluarkan, maka tumpahanlah air kencjklpiing aku dan Mama dari vagina Mama. Karpet kantor pun basah [17tahun2.com] karena air kancing dari vagina Mama. Aku duduk di sofa dan eknurMama kutarik, sekarang yang kuinginkan Mama duduk di pangku 17tahun anku tapi membelakangiku. Mama menggoyangkan pantatnya yangnsfdl masih belum kumasuki kontolku.
“Masukin dong memek Mamajvfroz dengan kontolmu yang gede itu yo” pinta Mama. Kuturuti tapuisjci lubang pantat Mama yang kumasuki kontolku.
“Ohh.. Gak apovmxa-apa Ma.. Ma enak.. Bangett” desah Mama.
Kukocok kontol [17tahun2.com] ku di lubang pantat Mama dimana tanganku juga mengambil per 17tahuanan penting yaitu mengocok vagina Mama dengan tangan kiri vcumjrdan mengelus-elus klirotis Mama yang basah dengan tangan ka [17tahun2.com] nan. Diposisi ini Mama sangat hebat, akibat kocokan kontol sdvldan mainan tanganku membuat Mama menggerakkan pantatnya denspkngan liar, mendesah sambil berkata kotor, dan tak luput Mamamryd meremas-remas dadanya sendiri. Agak lama kami di posisi inxqpbnii, tangan Mama memegang kuat sofa, vagina Mama mengedut.bakru “Akhh.. Maaf yo Mama sampe duluan..”
Ternyata Mama orgaiqjfvsme duluan dan aku pun menyusul. (Inilah pertama kalinya ka 17 tahun mi bermain cinta di kantor Mama). Aku masih mendiamkan kontprtexolku di lubang pantat Mama, setelah agak mengecil kukeluarkzxhwefan kontolku. Aku menuju toilet di ruangan itu dan sekembalihsmxbnya Mama masih telanjang sambil mengambil napas.
“Kok beukxzmhlum ganti pakaian Ma?” tanyaku.
“Ntar deh Yo, Mama masih cybxpnwapek banget nih” kata Mama. Aku ikut menemaninya duduk di siatrlofa samping Mama sambil memeluk Mama seperti sepasang kekascrnpih.
Setelah aku lulus SMU, aku bekerja di kantoxzwcnr Mama. Kami juga semakin sering mencari kepuasan di rumah, 17tahun karena Papa dan Mama bercerai atas permintaan Mama, dan Pazdgcknpa juga menyetujui. Mama dan aku semakin bebas layaknya suacrvnkymi istri. Aku juga sering memainkan vagina dan lubang pantajonlyt Mama dengan vibrator dan dildo ukuran besar yang aku beli 17tahun . Dan Mama sangat menikmati jika aku memasukkan kontolku keeauf vagina Mama dan bersamaan dengan dildo kumasukkan ke lubangdnoyrg pantat Mama, atau sebaliknya. Sampai aku menikah pun hubuiadmngan kami masih terus berlanjut dan tidak ada yang memisahkcxmnepan hubungan kami.
Tapi yang pernah membuatku jantungan aypgrdalah Mama juga pernah main dengan istriku di rumah. Aku dafismrn istriku memang tinggal di rumah Mama karena aku tidak ingoumfgzin pergi jauh dari Mama. Aku yang pernah menangkap Mama danlzaot istriku sedang saling memuaskan, mereka ketakutan tapi akuogukr tidak marah bahkan aku juga sering main threesome dengan Mivajtama dan istriku. Tapi mereka kuberi syarat bahwa mereka bolhbpceh bermain tapi harus melapor denganku dan jangan bermain s 17tahun ex dengan lelaki lain.
Mereka mengerti terutama Mama sebdelocagai orang yang paling kusayangi dan paling sering memadu csjwainta. Mama, aku, dan istriku hampir setiap malam bermain thadhvereesome. Tapi istriku telah kuberi pesan khusus bahwa kelakdpjuo anak kami tidak boleh incest dengannya maupun aku, karena cytgphaku tidak ingin anak-anakku rusak, cukuplah aku saja.
disini ada gambar pepek mama yang dah aku tonyok,,tapi dlam rahsia kuning..masuk kat memek sini
Tags: cerita lucah, mama, ngentot mama, sedarah, seks dengan emak, seks dengan mama, seks melayu
March 29th, 2010 at 12:33 pm
Casino 1269869465…
Casino 1269869465…
August 18th, 2010 at 7:17 pm
Urutan dan Ciuman…
Ketahui teknik-teknik urutan yang akan membangkitkan nafsu pasangan anda, dan bagaimana untuk menjadi seorang pakar dalam ciuman…